Dalam dunia taruhan bola, banyak sekali pemain yang fokus hanya kepada prediksi pertandingan saja, statistik tim, ataupun strategi bermain. Padahal ada satu hal yang penting yang sering sekali di abaikan, yaitu membaca odds. Tidak hanya itu Odds bukan cuma hanya angka biasa yang muncul di layar di situs sportbook. Justru angka inilah yang menentukan nilai kemenangan, potensi risiko, dan arah pasar taruhan. Kalau kamu punya cara kerjanya, peluang menang kamu bisa meningkat jauh lebih besar.
Pada artikel ini, kita akan membahas secara santai tapi lengkap tentang cara membaca odds taruhan bola yang benar, tipe-tipenya, dan bagaimana memanfaatkannya untuk mendapatkan hasil yang maksimal
Apa Itu Odds
Odds adalah angka yang menunjukkan seberapa besar peluang suatu tim menang menurut bandar dan berapa banyak uang yang bisa kamu menangkan jika prediksimu benar.
Bisa dibilang membaca odds adalah representasi dari “tingkat kesulitan.”
- Odds kecil = dianggap lebih besar peluang menangnya.
- Odds besar = dianggap lebih kecil peluang menangnya, tapi hadiahnya lebih besar.
Jadi sekarang tugas kamu adalah menemukan nilai (value) dari suatu odds—apakah sepadan dengan risikonya atau tidak.
Tipe-Tipe Odds yang Paling Sering Dipakai di Sportbook
Sportbook punya beberapa jenis odds taruhan. Semuanya sebenarnya sama secara konsep, hanya formatnya saja yang beda. Berikut beberapa jenis yang paling sering kamu temui.
a. Odds Indonesia
Ini paling umum di situs Asia.
- Kalau angkanya positif (misal +0.80): berarti kamu dapat untung 0.80 dari setiap 1 unit taruhan.
- Kalau negatif (misal -0.95): kamu harus menaruh 0.95 untuk bisa menang 1 unit.
Contoh:
Taruh 100 ribu di odds +0.80 → menang dapat 80 ribu.
Taruh 100 ribu di odds -0.95 → kalau kalah bayar 95 ribu.
b. Odds Malaysia
Mirip Indonesia tapi lebih simpel.
- Positif = untung sesuai angka.
- Negatif = jumlah kerugian kecil saat kalah.
Contoh: odds -0.70 berarti kalau kalah hanya bayar 70% dari taruhan.
c. Odds Hongkong
Lebih mudah karena cuma positif.
Odds 1.20 = untung 120% dari nilai taruhan.
d. Odds Eropa (Decimal)
Yang paling simpel untuk pemula.
Odds 2.00 = dua kali lipat dari taruhan.
Taruh 100 ribu → menang jadi 200 ribu (termasuk modal).
Cara Membaca Odds Secara Tepat
Sekarang masuk ke cara praktis memahami odds.
a. Lihat Perbandingan Risiko dan Potensi Profit
Kalau odds terlalu kecil, misalnya 1.10 (Eropa), artinya peluang menang memang besar, tapi hadiah kecil. Cocok untuk bettor yang main aman.
Sebaliknya, odds besar seperti 3.20 berarti peluang kecil tapi untungnya besar.
Pilih sesuai gaya bermain kamu:
- Main aman: cari odds taruhan kecil tapi stabil.
- Cari tembakan besar: pilih odds tinggi tapi hati-hati.
b. Perhatikan Pergerakan Odds (Odds Movement)
Ini salah satu trik penting para bettor pro.
- Kalau odds taruhan tiba-tiba turun, berarti banyak orang taruhan ke pilihan tersebut → ada indikasi kuat tim itu diunggulkan.
- Kalau odds taruhan naik, berarti peluangnya menurut bandar semakin kecil → lebih berisiko.
Tips:
Pergerakan odds cepat biasanya terjadi 1–2 jam menjelang kick-off.
c. Hindari Odds “Perangkap”
Bandar kadang membuat odds taruhan terlihat “menggoda” agar bettor memilih tim tertentu.
Contoh:
Tim kuat tapi odds-nya tiba-tiba dinaikkan.
Ini bisa berarti:
- Ada pemain inti cedera
- Kondisi tim tidak bagus
- Ada info yang belum diketahui bettors biasa
Kalau ada odds taruhan yang “terlalu bagus untuk jadi kenyataan,” cek dulu kondisi timnya.
Menggabungkan Odds dengan Analisa Pertandingan
Odds itu bukan alat ajaib yang otomatis bikin kamu menang. Tapi kalau digabungkan dengan analisa pertandingan, hasilnya lebih akurat.
Hal-hal yang perlu kamu cek:
- Head-to-head pertemuan terakhir
- Performa 5 pertandingan terakhir
- Pemain inti yang absen
- Kondisi mental dan motivasi tim
- Home atau away
Kalau analisa pertandingan sejalan dengan odds, berarti pilihannya cukup aman.
Contoh kasus:
- Tim A menang 4 kali berturut-turut.
- Bermain sebagai tuan rumah.
- Odds turun menjelang pertandingan.
→ Ini biasanya pertanda bagus.
Manfaatkan Handicap + Odds Agar Lebih Akurat
Di Asia, taruhan bola biasanya digabung dengan Handicap (voor-vooran).
Jangan hanya lihat angka handicap, tapi lihat juga odd-nya.
Contoh:
- Tim besar memberi voor -1 tetapi odd-nya tinggi (misal +1.00)
→ artinya bandar merasa tim besar tidak terlalu dominan.
Sebaliknya:
- Tim büyük memberi voor -1 tapi odd kecil (misal -0.75 sampai 0.90)
→ peluang mereka menang cukup besar.
Rahasia bettor pro:
Hanya ambil handicap yang odd-nya stabil dan tidak berubah drastis.
Kapan Waktu Terbaik Melihat Odds?
Ada dua waktu yang paling efektif:
- Pagi–siang hari
Odds taruhan masih stabil dan belum banyak bettor yang masuk. - Satu jam sebelum pertandingan
Pergerakan odds taruhan mulai jelas sehingga kamu tahu arah market.
Jangan terlalu sering refresh setiap menit karena kamu bisa salah baca. Ingin menang lebih konsisten? Pelajari pola odds dan pilih taruhan yang punya nilai terbaik. Jangan hanya ikut arus, tapi pahami pergerakan market!
Kesimpulan: Kunci Menang Itu Bukan Hanya Prediksi, Tapi Baca Odds dengan Benar
Odds adalah bahasa yang dipakai bandara untuk menyampaikan peluang. Semakin kamu bisa membaca angka-angkanya, semakin besar kesempatan kamu mengambil keputusan tepat.
Tips pentingnya:
- Pahami tipe odds yang ada.
- Perhatikan pergerakan sebelum pertandingan.
- Jangan tergoda odds perangkap.
- Padukan dengan analisa pertandingan.
- Pilih odds yang sepadan dengan risiko.
Kalau kamu konsisten, kemampuan membaca odds taruhan ini akan jadi senjata utama yang bisa bantu kamu menang lebih sering dan memaksimalkan keuntungan dari taruhan bola.


